Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Laravel merupakan framework PHP berbasis open source yang digunakan untuk membangun aplikasi web dengan konsep MVC (Model, View, Controller). Laravel dikembangkan oleh Taylor Otwell dan menjadi salah satu framework PHP paling populer karena memiliki sintaks yang sederhana, modern, serta mendukung proses pengembangan web yang lebih cepat dan terstruktur.
Laravel menyediakan berbagai fitur seperti routing, middleware, authentication, blade template engine, artisan CLI, dan Eloquent ORM yang mempermudah pengelolaan database serta pengembangan aplikasi.
Dalam proses pengembangan Laravel dibutuhkan beberapa software pendukung seperti XAMPP sebagai web server dan database server, Composer untuk mengelola dependency PHP, serta Node JS dan NPM untuk mengelola asset frontend.
cd laravel-app php artisan serve
DB_CONNECTION=mysql DB_HOST=127.0.0.1 DB_PORT=3306 DB_DATABASE=laravel_db DB_USERNAME=root DB_PASSWORD=
php artisan migrate
php artisan make:controller UserController
public function index()
{
return view('user');
}
<h1>Halaman User</h1> <p>Selamat datang di halaman user Laravel.</p>
use App\Http\Controllers\UserController;
Route::get('/user', [UserController::class, 'index']);
php artisan serve
http://127.0.0.1:8000/usersehingga halaman view user berhasil ditampilkan.
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, proses instalasi Laravel berhasil dilakukan dengan baik menggunakan Composer. Seluruh software pendukung seperti XAMPP, Node JS, dan NPM berhasil diinstall dan dapat digunakan.
Project Laravel berhasil dibuat dan dijalankan menggunakan perintah php artisan serve. Halaman welcome Laravel berhasil tampil pada browser yang menandakan bahwa Laravel telah berjalan dengan baik.
Selain itu, Laravel juga berhasil dihubungkan dengan database MySQL melalui konfigurasi file .env. Proses migration database berjalan dengan sukses sehingga tabel bawaan Laravel berhasil dibuat pada database.
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Laravel merupakan framework PHP yang mempermudah proses pengembangan aplikasi web dengan konsep MVC yang terstruktur.
Proses instalasi Laravel membutuhkan beberapa software pendukung seperti XAMPP, Composer, Node JS, dan NPM. Laravel dapat dijalankan menggunakan artisan server dan dapat dihubungkan dengan database MySQL melalui konfigurasi file environment.
Dengan adanya fitur-fitur bawaan Laravel, proses pengembangan website menjadi lebih cepat, rapi, dan efisien.